


Humas MAN 10 Jakarta. Selasa, 15 September 2026, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mendorong prestasi peserta didik, MAN 10 Jakarta Barat melaksanakan kegiatan pembinaan yang diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan. Pembinaan disampaikan oleh Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Dra. Rahmi Indriani, serta Pengawas Madrasah, H. Anwar Aulia, M.Pd.
Kegiatan pembinaan menjadi momentum untuk melakukan penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan tanggung jawab seluruh guru dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
Pesan Kepala MAN 10 Jakarta Barat
Dalam arahannya, Dra. Rahmi Indriani menekankan pentingnya peningkatan kinerja guru sebagai bagian utama dalam mewujudkan kualitas pembelajaran di madrasah. Guru diharapkan dapat melaksanakan tugas secara disiplin, profesional, bertanggung jawab, dan konsisten dalam memberikan pendampingan kepada siswa.
Kepala Madrasah juga mendorong setiap guru untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi turut memperhatikan perkembangan karakter, minat, bakat, dan potensi setiap peserta didik.
Menurutnya, prestasi siswa merupakan hasil dari kerja bersama antara siswa, guru, wali kelas, pembina, orang tua, dan seluruh unsur madrasah. Oleh karena itu, setiap guru diharapkan aktif menemukan potensi siswa dan memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk berkembang.
Guru juga didorong untuk meningkatkan inovasi pembelajaran, melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran, serta memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada siswa yang memiliki potensi untuk mengikuti berbagai kompetisi.
Pengawas Madrasah: Kinerja Guru Harus Berdampak pada Prestasi Siswa
Sementara itu, Pengawas Madrasah H. Anwar Aulia, M.Pd. dalam pembinaannya menyampaikan pentingnya menjaga dan meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan. Guru tidak hanya dituntut melaksanakan tugas administratif, tetapi juga harus mampu menunjukkan hasil nyata dalam proses pembelajaran dan pembinaan peserta didik.
Bapak Anwar Aulia juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan prestasi siswa. Potensi siswa perlu dipetakan sejak dini, kemudian diarahkan melalui pembinaan yang terencana dan berkesinambungan.
Guru diharapkan mampu menjadi penggerak bagi siswa untuk berani mengikuti berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat madrasah, wilayah, nasional, maupun internasional. Setiap prestasi yang diraih siswa juga perlu didokumentasikan dan dilaporkan secara tertib sebagai bagian dari evaluasi dan pengembangan madrasah.
Selain itu, kolaborasi antarguru, wali kelas, pembina ekstrakurikuler, dan pimpinan madrasah perlu terus diperkuat agar program peningkatan prestasi dapat berjalan secara terarah.
Membangun Budaya Kerja dan Budaya Prestasi
Pembinaan tersebut menegaskan bahwa peningkatan mutu MAN 10 Jakarta Barat membutuhkan budaya kerja yang profesional sekaligus budaya prestasi yang kuat. Guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas, sementara siswa diberikan pendampingan agar mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi sesuai bidangnya.
Melalui pembinaan Kepala Madrasah dan Pengawas Madrasah, MAN 10 Jakarta Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi seluruh warga madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Kinerja guru yang semakin baik, pembinaan siswa yang semakin terarah, serta dukungan seluruh warga madrasah diharapkan mampu melahirkan lebih banyak prestasi dan mengantarkan MAN 10 Jakarta Barat menjadi madrasah yang unggul dan berdaya saing.








Tinggalkan Balasan