
Jakarta Barat — Dalam upaya memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan madrasah, MAN 10 Jakarta Barat secara rutin menyelenggarakan kegiatan pengajian bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) setiap hari, pukul 12.30 hingga 13.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan seusai jam istirahat siang dan menjadi bagian dari program pembinaan rohani bagi seluruh guru dan pegawai madrasah.
Pengajian berlangsung secara bergiliran dengan materi yang beragam, mulai dari tahsin, tafsir Al-Qur’an, fikih ibadah, hingga penguatan akhlak dan etos kerja dalam perspektif Islam. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa dalam setiap pertemuan, di mana para GTK mengikuti kajian dengan antusias.
Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Dra. Rahmi Indriani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam membangun budaya kerja yang dilandasi nilai-nilai religius.
“Pengajian rutin ini menjadi sarana penyegaran rohani bagi para guru dan tenaga kependidikan. Kami meyakini bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi akademik, tetapi juga oleh kekuatan spiritual dan akhlak para pendidiknya,” ujar Dra. Rahmi Indriani.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin ukhuwah yang semakin erat di antara seluruh GTK serta tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan penuh keberkahan.
Salah satu guru pembimbing kajian, Ustaz Okki, menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi momentum refleksi bersama di tengah kesibukan tugas sebagai pendidik.
“Melalui kajian ini, kita diingatkan kembali tentang niat dan tujuan utama dalam mendidik, yaitu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar rekan kerja,” ungkap Ustaz Okki.
Dengan konsistensi pelaksanaan setiap hari, pengajian GTK di MAN 10 Jakarta Barat diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membentuk tenaga pendidik yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia. Program ini sekaligus mencerminkan komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang holistik, memadukan kecerdasan intelektual dan spiritual.





Tinggalkan Balasan