
Jakarta (Humas MAN 10 Jakarta) – Kamis, 2 Oktober 2025, MAN 10 Jakarta Barat sukses menggelar kegiatan Mukhayyam Hadist Award di Universitas Budi Luhur. Kegiatan ini merupakan puncak dari program Mukhayyam Hadist 101 Hadist yang diikuti oleh 251 peserta, bahkan beberapa di antaranya telah berhasil menghafal hingga 200 hadist.
Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Iman, Meraih Keberkahan Hadist,” acara berlangsung khidmat, semarak, dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi para siswa yang telah berjuang menghafal hadist sekaligus momentum untuk memperkuat karakter religius di lingkungan madrasah.
Selain prosesi penghargaan, acara juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari para siswa kelas X yang menampilkan persembahan religi dan pembacaan hadist pilihan. Tidak kalah menarik, para kakak mentor dari kelas XI turut memberikan penampilan penuh semangat yang menambah suasana hangat dan inspiratif selama acara berlangsung.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai agenda pembelajaran dan apresiasi mulai dari tasmi hadist, quiz interaktif, hingga penyematan selempang penghargaan bagi para hafidz hadist. Kegiatan juga diwarnai dengan penampilan video dokumentasi perjalanan Mukhayyam Hadist, pembacaan Kalam Ilahi, serta sambutan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Madrasah, Ketua Komite, dan Ketua Pelaksana.
Kepala MAN 10 Jakarta, Rahmi Indriani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh peserta dan panitia.
“Saya sangat mengapresiasi semangat para siswa yang telah berjuang menghafal hadist. Ini bukan hanya tentang capaian jumlah hafalan, tetapi juga tentang bagaimana hadist menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus mencintai ilmu dan agama,” ujar Rahmi.





Sementara itu, Mochamad Fikruddin, selaku guru pendamping dan pemberi motivasi hadist, menekankan bahwa penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan dalam meneladani ajaran Rasulullah.
“Hafalan hadist harus diiringi dengan pengamalan. Saya berharap siswa MAN 10 tidak hanya hafal, tapi juga menjadi generasi yang berakhlak dan menjadikan hadist sebagai cahaya dalam kehidupannya,” ungkapnya.
Raisha Atthalah Rindra, selaku Ketua Pelaksana, turut menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan.
“Acara ini bisa terlaksana berkat kerja sama semua pihak. Kami bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan yang menumbuhkan semangat religius di kalangan siswa,” ucapnya.
Salah satu peserta, Iqlimah dari kelas X, mengaku sangat senang dan termotivasi untuk terus menambah hafalan hadist.
“Saya merasa bahagia bisa ikut kegiatan ini. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan, terutama tentang pentingnya memahami dan mengamalkan hadist dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan penyematan selempang penghargaan kepada para hafidz hadist dan doa bersama, yang menandai komitmen MAN 10 Jakarta Barat untuk terus melahirkan generasi madrasah yang cinta Al-Qur’an dan Hadist.








Tinggalkan Balasan