
( Humas MAN 10 Jakarta Barat) – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di MAN 10 Jakarta Barat berlangsung khidmat dan penuh makna melalui pelaksanaan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh warga madrasah. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Madrasah, Ibu Rahmi Indriani, menyampaikan amanat inspiratif dengan mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045.”
Dalam amanatnya, Ibu Rahmi Indriani menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Ia mengajak seluruh peserta didik, khususnya para siswi, untuk terus mengembangkan potensi diri, berani bermimpi besar, serta menjadi generasi perempuan yang tangguh dan mandiri. “Perempuan masa kini harus mampu menjadi agen perubahan, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Dengan perempuan yang berdaya, kita dapat menciptakan generasi anak yang terlindungi dan berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Suasana upacara semakin bermakna dengan refleksi yang disampaikan oleh salah satu guru senior MAN 10, Ibu Syurtiah. Ia menyampaikan bahwa Hari Kartini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan bagi perempuan. “Kartini mengajarkan kita bahwa pendidikan adalah kunci utama kemajuan. Perempuan harus terus belajar dan berkontribusi aktif dalam berbagai bidang,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu siswi MAN 10, Jessika, turut mengungkapkan pandangannya mengenai Hari Kartini di tahun 2026. Menurutnya, peringatan ini menjadi pengingat bahwa perempuan saat ini memiliki peluang yang lebih luas untuk berkarya dan berprestasi. “Hari Kartini membuat saya semakin termotivasi untuk menjadi perempuan yang mandiri, percaya diri, dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Peringatan Hari Kartini di MAN 10 Jakarta Barat tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa pahlawan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam membangun masa depan bangsa. Dengan semangat Kartini, seluruh warga madrasah diharapkan mampu berkontribusi aktif menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing di tahun 2045.








Tinggalkan Balasan