
Humas MAN 10 Jakarta Barat — Dalam rangka menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memanfaatkan limbah rumah tangga secara bijak, MAN 10 Jakarta Barat mengadakan kegiatan pengumpulan minyak jelantah selama bulan suci Ramadhan. Program ini melibatkan siswa, guru, serta tenaga kependidikan untuk mengumpulkan minyak goreng bekas dari rumah masing-masing.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi warga madrasah tentang pentingnya pengelolaan limbah minyak jelantah yang sering kali dibuang sembarangan dan dapat mencemari lingkungan. Minyak jelantah yang terkumpul kemudian akan disalurkan kepada pihak pengelola yang dapat mengolahnya menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti bahan bakar alternatif atau produk daur ulang lainnya.
Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Rahmi Indriani, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh warga madrasah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini merupakan langkah kecil yang memiliki dampak besar bagi lingkungan. Selain itu, melalui kegiatan ini kami juga ingin menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab kepada siswa terhadap lingkungan sekitar,” ujar Rahmi Indriani.
Salah satu siswi kelas X, Faizah, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru tentang cara memanfaatkan limbah rumah tangga dengan lebih bijak.
“Saya baru mengetahui bahwa minyak jelantah bisa dikumpulkan dan diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kegiatan ini membuat saya lebih peduli untuk tidak membuang minyak bekas sembarangan,” ungkap Faizah.
Melalui kegiatan ini, MAN 10 Jakarta Barat berharap dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa serta mendorong kebiasaan positif dalam mengelola limbah rumah tangga. Program pengumpulan minyak jelantah ini juga menjadi salah satu bentuk kegiatan Ramadan yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.




Tinggalkan Balasan