MAN 10 Jakarta Barat Kukuhkan 20 Siswa sebagai Imam Salat Terawih

Jakarta Barat — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, MAN 10 Jakarta Barat menggelar kegiatan Pengukuhan Imam Salat Terawih dari kalangan siswa. Sebanyak 20 siswa resmi dikukuhkan sebagai imam Salat Terawih dalam prosesi yang berlangsung khidmat di lingkungan madrasah pada [isi tanggal kegiatan].

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan pengukuhan imam Salat Terawih.

Kepala Madrasah, Dra. Rahmi Indriani, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para siswa yang telah menunjukkan kemampuan dan kesiapan untuk memimpin Salat Terawih.

“Menjadi imam Salat Terawih merupakan amanah besar. Selain memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar, seorang imam juga harus menjaga akhlak, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Semoga ananda semua dapat menjalankan tugas ini dengan penuh keikhlasan,” ujar beliau.

Ke-20 siswa yang dikukuhkan sebelumnya telah melalui proses seleksi dan pembinaan, meliputi tes bacaan Al-Qur’an, kefasihan tajwid, hafalan surat, serta praktik memimpin salat. Program ini bertujuan untuk membina kepemimpinan spiritual siswa sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

Dengan pengukuhan ini, para siswa diharapkan dapat menjadi imam Salat Terawih baik di masjid madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing, sehingga keberadaan mereka membawa manfaat bagi umat.

Acara ditutup dengan doa bersama serta penyerahan sertifikat pengukuhan kepada 20 imam Salat Terawih siswa. Suasana penuh haru dan kebanggaan terlihat dari para guru dan siswa yang hadir, menandai komitmen MAN 10 Jakarta Barat dalam mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan.