
Jakarta Barat, 14 Juli 2026 – MAN 10 Jakarta Barat kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada hari Selasa (14/7/2026). Pada hari kedua pelaksanaan MATAMUDA, madrasah menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Aris Adi Laksono, M.M., M.Pd., Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang memberikan materi mengenai Pencegahan Bullying dan Mewujudkan Madrasah Ramah Anak.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan MAN 10 Jakarta Barat ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh calon peserta didik baru dan peserta didik kelas XI dan XII. Materi yang disampaikan bertujuan untuk membangun kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Dalam paparannya, Dr. Aris Adi Laksono menjelaskan bahwa bullying tidak hanya terjadi dalam bentuk kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa tindakan verbal, psikologis, maupun melalui media sosial (cyberbullying). Oleh karena itu, setiap peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang menghargai perbedaan, menjunjung tinggi rasa empati, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada perundungan.
“Madrasah adalah rumah kedua bagi peserta didik. Karena itu, seluruh warga madrasah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman, saling menghormati, dan saling melindungi. Prestasi akademik akan tumbuh dengan baik apabila peserta didik merasa nyaman dan bahagia berada di sekolah,” ujar Dr. Aris Adi Laksono.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan seputar pergaulan remaja, etika bermedia sosial, hingga langkah yang harus dilakukan ketika menjadi korban maupun saksi bullying disampaikan dengan antusias.


Salah seorang calon peserta didik baru MAN 10 Jakarta Barat, Aisyah Rahma Putri, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari materi yang disampaikan.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan hari ini. Materinya menarik dan mudah dipahami. Saya jadi mengetahui bahwa bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan. Saya berharap selama belajar di MAN 10 Jakarta Barat kami dapat saling menghargai, saling membantu, dan menjadi teman yang baik bagi semua,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Dra. Rahmi Indriani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua KPAI yang telah memberikan pembekalan kepada calon peserta didik baru. Menurutnya, pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Aris Adi Laksono yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didik baru MAN 10 Jakarta Barat. Melalui MATAMUDA, kami ingin menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan sikap saling menghormati sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar MAN 10 Jakarta Barat. Kami berharap seluruh peserta didik mampu menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying,” tutur Rahmi Indriani.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 10 Jakarta Barat dalam mendukung terwujudnya madrasah yang ramah anak dan berbudaya positif. Melalui pembekalan sejak awal masa pengenalan lingkungan madrasah, diharapkan seluruh peserta didik baru dapat membangun budaya saling menghargai, memperkuat karakter, serta menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif sehingga visi MAN 10 Jakarta Barat untuk melahirkan lulusan yang berakhlak, berilmu, berinovasi, cinta lingkungan, dan mendunia dapat terwujud.







Tinggalkan Balasan