
(Humas MAN 10 Jakarta Barat) — Semangat berbagi dan kepedulian sosial terus ditanamkan kepada seluruh warga MAN 10 Jakarta. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan berbagi bersama anak yatim yang berada di sekitar lingkungan MAN 10 Jakarta, yang dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian madrasah terhadap masyarakat sekitar sekaligus sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kasih sayang, dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim mendapatkan santunan dan bingkisan sebagai bentuk perhatian serta ungkapan kasih sayang dari keluarga besar MAN 10 Jakarta.
Kepala MAN 10 Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan berbagi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan peserta didik untuk peduli dan memberikan manfaat bagi orang lain.
“Kami ingin membangun karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap sesama. Berbagi dengan anak yatim bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga mengajarkan nilai keikhlasan, empati, dan rasa syukur,” ungkap Kepala MAN 10 Jakarta.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta didik yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga berinteraksi dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan membuat kegiatan berlangsung dengan penuh makna.
Salah satu orang tua peserta didik MAN 10 Jakarta mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan berbagi dapat menjadi pembelajaran nyata bagi anak-anak untuk memahami pentingnya kepedulian terhadap sesama.
“Kami sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung untuk berbagi, bersyukur, dan peduli kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta didik MAN 10 Jakarta mengaku senang dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan berbagi tersebut.
“Saya merasa bahagia bisa berbagi dengan anak-anak yatim. Melihat mereka tersenyum membuat saya semakin bersyukur atas apa yang saya miliki. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan semakin banyak orang yang ikut berbagi,” ujarnya.
Kegiatan berbagi bersama anak yatim ini diharapkan dapat menjadi tradisi positif di lingkungan MAN 10 Jakarta. Selain mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat sekitar, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata pendidikan karakter yang menanamkan nilai kepedulian, keikhlasan, gotong royong, dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Melalui semangat “Berbagi, Peduli, dan Menginspirasi”, MAN 10 Jakarta terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencetak peserta didik berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.



Tinggalkan Balasan